Kamis, 26 Desember 2013
Gelar demo, ratusan siswa SD di Solo dukung penghapusan UN
Merdeka.com - Ratusan siswa SD Islam Al Fattah, Solo, Jawa Tengah menggelar aksi demonstrasi di depan Gelora Manahan, Senin (9/12). Mereka mendukung dihapuskannya Ujian Nasional (UN) dan kebijakan tidak tinggal kelas.
Sebagai gantinya mereka menuntut pemerintah membebaskan sekolah untuk mengadakan Ujian Sekolah (US). "Saya senang tidak ada UN lagi, tidak takut lagi kalau harus tidak naik kelas. Kan malu kalau tak naik kelas," ujar Fahma, siswa kelas 5.
Senada, Nadiva siswa kelas 6 mengaku senang, UN untuk SD dihapuskan. Dia juga menyambut baik kebijakan tidak tinggal kelas bagi siswa kelas 1 sampai dengan kelas 5.
"Senanglah kalau ujian nasional diganti ujian sekolah, karena yang membuat soal sekolah kami sendiri," ucapnya.
Sementara itu, Kepala SD Islam Al Fattah Surakarta, Warsito Adnan mengatakan pihaknya menduga UN hanya menjadi proyek dan terindikasi sarat korupsi. Sedangkan kebijakan tinggal kelas bagi siswa SD akan berdampak pada psikis dan mental.
"Sekolah sudah sangat siap untuk menyelenggarakan ujian sekolah sendiri. Mulai dari menyiapkan naskah soal sampai mencetaknya. Dana BOS juga cukup digunakan untuk operasional ujian," katanya.
Pantauan merdeka.com para siswa memulai aksinya dengan berjalan kaki dari dalam Stadion Manahan pintu gerbang Gelora Manahan. Di sepanjang perjalanan mereka menggelar poster kreasi masing-masing.
Mengakhiri aksinya, para siswa meluapkan kegembiraan atas penghapusan UN dan tinggal kelas dengan menerbangkan replika pesawat dari kertas.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar